Skip to content
9 April 2026
  • WhatsApp
  • Facebook
  • Instagram
  • Tik Tok
PEDULI RAKYAT ONLINE

PEDULI RAKYAT ONLINE

Dari Dan Untuk Rakyat

Lowongan Red.PRO
Primary Menu
  • Home PRO
  • OPINI
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • SUMUT
      • MEDAN
      • DELI SERDANG
      • SERDANG BEDAGAI
      • TEBING TINGGI
      • KISARAN
      • TANJUNGBALAI
      • LABURA
      • LABUHANBATU
      • LABUSEL
      • PALAS
      • PALUTA
      • P SIDEMPUAN
      • MADINA
      • TAPSEL
      • BINJAI
      • LANGKAT
      • KARO
      • DAIRI
      • PAK-PAK BHARAT
      • P SIANTAR
      • SIMALUNGUN
      • TOBA
      • SAMOSIR
      • HUMBAHAS
      • TAPUT
      • SIBOLGA
      • TAPTENG
      • GUNUNG SITOLI
      • NIAS
      • NIAS BARAT
      • NIAS UTARA
      • NISEL
  • HUKUM | KRIMINAL
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • KORUPSI
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • EKONOMI | BISNIS
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • RAGAM
    • KAMERA PRO
    • LITERASI SISWA
    • YOU TUBE PRO
Light/Dark Button
YouTube PRO
  • MEDAN
  • NASIONAL
  • OPINI

Kapitalisme Global Merenggut Kekuatan Suatu Negara

AdminPRO 3 Maret 2026 3 minutes read
Kapitalisme Global Merenggut Kekuatan Suatu Negara

Peduli Rakyat | Medan – Begini ceritanya……….

Kapitalisme sering di artikan oleh banyak ahli yakni, sistem dan paham ekonomi (perekonomian) yang modalnya (penanaman modalnya, kegiatan industrinya) bersumber pada modal pribadi atau modal perusahaan swasta dengan ciri persaingan dalam pasaran bebas.

Baru-baru ini, Presiden Amerika, Donald Trump, dengan bangganya memuji Prabowo di dalam pidato nya dalam acara Board of Peace.

Pada kesempatan itu, sebelumnya Presiden Prabowo berpidato dengan tegas menyampaikan perdamaian yang nyata di jalur gaza dan Palestina.

Tetapi di lain hal, ada perjanjian perjanjian dagang yang di luncurkan oleh Trump dan Prabowo, di Washington sangat tidak apple to apple dengan kesepakatan point.

Indonesia mempunyai kewajiban 217 point ke Amerika.

Sedangkan berdasarkan referensi dari Koran Tempo, Amerika hanya mempunyai 6 point kewajiban ke Indonesia.

Artinya sebagai negara, Indonesia akan terus terdampak dengan kungkungan asing atau kapitalisme global dari negara adi kuasa seperti Amerika.

Negara kapitalis seperti amerika bukan tidak mungkin mencengkram total kedaulatan negara Republik Indonesia.

Refleksi kemandirian rakyat dan negara memang tidak pernah lagi terdengar setelah jatuhnya Presiden Sukarno.

Hanya sebuah falsafah falsafah yang terucap oleh Bung Karno yang kini dapat dijadikan alat untuk merefleksikan kondisi negara yang semakin di duduki saja oleh kapitalisme global.

Ketidakberdayaan negara hari ini, di sebabkan betul oleh rezim pemerintah yang tidak serius dalam memaknai sebuah negara.

Alhasil, rakyat semakin tercekik oleh realitas praktik yang sulit dijalankan oleh masyarakat hari ini.

Jaminan untuk hidup layak di negara yang subur ini, seperti semakin pupus karena pemerintah tidak menempatkan kepentingan rakyat diatas kepentingan nya.

Kapitalisme global benar sangat berbahaya bagi kelangsungan masyarakat yang kurang lebih berjumlah 240 juta jiwa dengan masih banyak yang hidup dibawah garis kemiskinan.

Dan negara sudah tidak lagi berdaya, apabila kapitalisme global ini benar-benar sangat mencengkram suatu negara apalagi negara berkembang seperti indonesia.

Inilah moment kita sebagai masyarakat yang peduli terhadap negara ini, agar kiranya mampu turut serta dalam arus politik yang kuat sebagai warga negara yang mungkin jenuh dengan hiruk-likuk tindak-tanduk yang di lakukan oleh rezim hari ini.

Agar kapitalisme global tidak lagi menjelma sebagai imperialisme yang menebar senyum tetapi mengeruk sumber daya alam yang ada di Indonesia.

Sebab itu pula mengapa rakyat harus berdiri tegak, menegakkan yang telah bengkok.

Melakukan sesuatu dan turut andil dalam setiap kesepakatan politik yang di lakukan oleh rezim ini.*****

Penulis : Citra Syuhada Tarigan, S.H

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

Renungan :

Jika kapitalisme global merenggut kekuatan suatu negara, maka jawabannya bukan sekadar perlawanan emosional, melainkan kebijakan yang berdaulat, ekonomi yang berkeadilan, dan rakyat yang sadar akan hak serta tanggung jawabnya.

Bagikan Ke :

Post navigation

Previous: Tabrakan Dengan Mobil, Seorang Pengendara Sepeda Motor, Tewas
Next: Tragedi Di SD Putri Shajareh Tayyebeh Iran, 171 Siswi Tewas Dalam Serangan Mematikan

Berita PRO Terkini

Jika Hukum Ditegakkan dengan Ketakutan, Negara Akan Rapuh
  • HUKUM
  • NASIONAL

Kritik Keras Terhadap Penegakan Hukum :  Jika Hukum Ditegakkan dengan Ketakutan, Negara Akan Rapuh:

AdminPRO 7 April 2026
Masa Periode 2022–2026 Berakhir, Pemprov Sumut Buka Proses Penjaringan Calon Anggota KI Periode 2026-2030
  • MEDAN
  • POLITIK

Masa Periode 2022–2026 Berakhir, Pemprov Sumut Buka Proses Penjaringan Calon Anggota KI Periode 2026-2030

AdminPRO 6 April 2026
Sabtu (442026) sekira pukul 18.00 WIB, pesawat yang membawa jenazah tiga prajurit TNI itu tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten,
  • NASIONAL
  • PERISTIWA

Disambut Sejumlah Prajurit TNI Tiba di Indonesia, Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Penyambutan Jenazah 3 Prajurit TNI Yang Gugur di Lebanon

AdminPRO 4 April 2026

TOP NEWS PRO

  1. Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS Disiram Air KerasAktivis Persaudaraan 98 Sumut Angkat Bicara, Desak Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS Disiram Air Keras (55)
  2. Pergeseran Kebijakan Dapat Mengubah Krisis Perumahan Secara RadikalPergeseran Kebijakan yang Dapat Mengubah Krisis Perumahan Secara Radikal (52)
  3. Antara Kekuasaan, Kewenangan, dan Peraturan dalam Proses Hukum)Antara Kekuasaan, Kewenangan, dan Peraturan dalam Proses Hukum (50)
  4. Dinilai Tidak Ingin Terpantau Wartawan, Sidang Putusan Terdakwa Monika Rajagukguk Alias Mak Jordi Mendadak Berpindah dari JadwalDinilai Tidak Ingin Terpantau Wartawan, Sidang Putusan Terdakwa Monika Rajagukguk Alias Mak Jordi Mendadak Berpindah dari Jadwal (38)
  5. Tragedi Di SD Putri Shajareh Tayyebeh Iran, 171 Siswi Tewas Dalam Serangan MematikanTragedi Di SD Putri Shajareh Tayyebeh Iran, 171 Siswi Tewas Dalam Serangan Mematikan (37)
  6. Mulai 1 April 2026, Setiap Jumat, Pemerintah Berlakukan WFH Bagi ASNBagian Dari Transformasi Budaya Kerja Nasional Untuk Meningkatkan Efisiensi Energi Dan Mobilitas, Mulai 1 April 2026, Setiap Jumat, Pemerintah Berlakukan WFH Bagi ASN (37)
  7. Terima Kunjungan LPSK, Kajati Sumut Bersama LPSK Komit Melindungi Saksi Dan KorbanTerima Kunjungan LPSK, Kajati Sumut Bersama LPSK Komit Melindungi Saksi Dan Korban (35)
  8. Harapan Korban kepada Majelis Hakim dalam Perkara Penganiayaan karena Emosi dengan Terdakwa Monika Rajagukguk alias Mak JordiHarapan Korban kepada Majelis Hakim dalam Perkara Penganiayaan karena Emosi dengan Terdakwa Monika Rajagukguk alias Mak Jordi (32)
  9. Antara Hak dan Kewajiban Atas Tuntutan Masyarakat kepada PemerintahAntara Hak dan Kewajiban dalam Tuntutan Masyarakat kepada Pemerintah (32)
  10. Berbisnis Bersama untuk Investasi Strategi Cerdas Raih Keuntungan di Tengah Ketidakpastian EkonomiBerbisnis Bersama untuk Investasi: Strategi Cerdas Raih Keuntungan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi (32)
Jumlah Pengunjung 17
https://www.youtube.com/watch?v=flaGSYdjQdM
  • REDAKSI PRO
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • WhatsApp
  • Facebook
  • Instagram
  • Tik Tok
Copyright PEDULI RAKYAT ONLINE © {2026) All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.