Seorang Mahasiswi Keperawatan Ditemukan Tewas Tergantung di Penginapan Tanjung Morawa. (Foto : PRO/Ist)
PRO.com | DELI SERDANG – Begini ceritanya……….
Warga Kecamatan Tanjung Morawa digegerkan dengan penemuan seseorang yang ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di salah satu kamar penginapan yang dikenal dengan nama Cibulan di Jalan Medan – Lubuk Pakam, Desa Punden Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.
Adapun peristiwa tragis itu, pertama kali diketahui oleh pihak pengelola penginapan Cibulan saat hendak melakukan pengecekan kamar.
Korban yang diketahui berusia sekira 22 tahn itu, ditemukan di kamar nomor 16 setelah pihak penginapan tersebut curiga karena waktu check-out telah melewati batas.
Informasinya, Senin (23/03/2026) sekira pukul 22.30 WIB, sebelum kejadian, dengan berjalan kaki sambil membawa ransel berwarna biru, korban yang diketahui seorang mahasiswi di Sekollah Tinggi Ilmu Kesehatan “Medistra”, Lubuk Pakam, Deli Serdang itu, melakukan check-in (sewa kamar) seorang diri dengan memesan kamar ber-AC untuk menginap.
Atas pesanan itu, oleh pihak pengelola penginapan Cibulan mengarahkan ke kamar nomor 16.
Kemudian, keesokan harinya (Selasa, 24/3/26 sekira pukul 12.00 WIB), karena waktu check-out telah melewati batas, pihak pengelola penginapan pun melakukan pengecekan kamar.
Namun, korban tidak memberikan respons.
Selanjutnya, pihak pengelola penginapan kembali melakukan pengecekan kamar melalui ventilasi pintu yang kemudian terlihat adanya ikatan tali berwarna hijau di dalam kamar.
Merasa curiga, pihak pengelola penginapan kemudian melapor ke pihak kepolisian.
Atas laporan itu, personel Polsek Tanjung Morawa bersama tim Inafis Polresta Deli Serdang turun ke lokasi keadian dan langsung melakukan tindakan dengan mendobrak pintu kamar.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan tali nilon berwarna hijau yang terikat pada keseluruhan pintu.
Berdasarkan identitas yang ditemukan, korban diketahui berinisial NA Br. T beralamat di Jalan Bandar Labuhan Bawah, Desa Tanjung Morawa A.
Sementara itu, sejumlah barang bukti di lokasi, di antaranya tali nilon warna hijau, laptop, tas ransel, tas sandang, dokumen identitas, kartu akademik, perhiasan, uang tunai sebesar Rp196.000, serta sebuah botol minuman beralkohol yang masih tersisa ditemukan dan diamankan dari lokasi kejadian.
Selanjutnya, untuk dilakukan Visum et Repertum (VeR), jenazah korban dibawa ke Puskesmas Tanjung Morawa.
Namun, dengan membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi dan tidak merasa keberatan dikemudian hari, pihak keluarga korban menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi.
Selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke rumah duka pada pukul 15.30 WIB.
Untuk diketahui, hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pihak penginapan dan rekan korban.
Belum diketahui secara pasti motif di balik peristiwa ini.
Namun, dugaan sementara mengarah pada tindakan bunuh diri.
Meski demikian, polisi menegaskan bahwa semua kemungkinan masih terbuka dan akan didalami secara menyeluruh.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat sekitar dan sempat mengundang kerumunan warga di lokasi kejadian.
Aparat kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.
Kasus ini masih dalam penanganan pihak berwajib.
Polisi juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan. (red)
Editor/Publish : Antonius Sitanggang
Renungan :
“Setiap tindakan memiliki konsekuensi. Pilihlah jalan yang bertanggung jawab.”
