Skip to content
21 Oktober 2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Instagram
PEDULI RAKYAT ONLINE

PEDULI RAKYAT ONLINE

Dari Dan Untuk Rakyat

Connect with Us

  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Instagram
Primary Menu
  • Home
  • DAERAH
    • MEDAN
    • DELI SERDANG
    • SERDANG BEDAGAI
    • TEBING TINGGI
    • KISARAN
    • TANJUNGBALAI
    • LABURA
    • LABUHANBATU
    • LABUSEL
    • PALUTA
    • PALAS
    • MADINA
    • P SIDEMPUAN
    • TAPSEL
    • BINJAI
    • LANGKAT
    • KARO
    • DAIRI
    • PAK-PAK BHARAT
    • P SIANTAR
    • SIMALUNGUN
    • TOBA
    • SAMOSIR
    • HUMBAHAS
    • TAPUT
    • SIBOLGA
    • TAPTENG
    • GUNUNG SITOLI
    • NIAS
    • NISEL
    • NIAS BARAT
    • NIAS UTARA
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • ADHIYAKSA
  • TRIBRATA
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KORUPSI
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • RAGAM
    • POLITIK
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI | BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • LITERASI SISWA
    • KAMERA PRO
  • YOU TUBE
Light/Dark Button
YOUTUBE PRO
  • INTERNASIONAL
  • OPINI

Perang AS – Iran Merubah Arus Lenskap  Dunia

AdminPRO 14 April 2026 2 minutes read
Perang AS - Iran Merubah Arus Lenskap Dunia

Foto : PRO/Ilustrasi

Posisi Indonesia Di Bawah Kepemimpinan Prabowa – Gibran?

Firdaus Ketua Umum SMSI
Foto : PRO : Ist

Oleh : Firdaus (Ketua Umum SMSI)

Di bawah langit Teheran yang muram, retorika perang bukan lagi sekadar gertakan di meja diplomasi.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS), kini telah bergeser dari perang proksi menjadi konfrontasi langsung yang dianggap sebagai sebuah keniscayaan sejarah.

Bagi para pendukungnya, Iran bukan lagi sekadar negara yang mempertahankan kedaulatan, melainkan simbol perlawanan global—sebuah representasi harga diri “kaum mustadaafin” yang berdiri tegak melawan dominasi negara-negara Amerika dan Israel.

Perang ini melampaui hitungan kalah atau menang di medan tempur.

Di mata dunia ketiga, Teheran muncul sebagai kekuatan yang berani menantang standar ganda Washington.

Sementara AS terus menggaungkan nilai-nilai demokrasi, agresi militer dan sanksi ekonomi yang mereka lancarkan terhadap negara-negara berkembang sering kali dilihat sebagai upaya melanggengkan hegemoni yang mencekik.

Beban Dunia Ketiga : Kemiskinan di Balik Mesiu.

Di tengah deru mesin perang, realitas pahit menghantui negara-negara dunia ketiga.

Data terbaru dari World Bank (per September 2025) menunjukkan bahwa kemiskinan ekstrem global masih menjadi luka yang belum mengering.

Sekira 808 juta jiwa, diperkirakan hidup dalam kemiskinan ekstrem di seluruh dunia pada tahun 2025, dengan mayoritas berada di wilayah yang rentan konflik.

Sub-Sahara Afrika : Menjadi wilayah dengan beban terberat, di mana sekitar 46% populasinya hidup di bawah garis kemiskinan ekstrem.

Garis Kemiskinan Baru

Standar kemiskinan internasional kini dinaikkan menjadi US$ 3,00 per hari (setara dengan sekira Rp.47.000) yang menyebabkan lonjakan data statistik penduduk miskin di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia.

Kesenjangan ini menjadi bahan bakar ideologis bagi Iran untuk memosisikan dirinya sebagai pembela mereka yang terpinggirkan oleh sistem ekonomi global yang didominasi Barat.

Peta Keberpihakan di Timur Tengah

Konflik ini telah membelah kawasan Timur Tengah menjadi dua kamp besar. Di satu sisi, Iran membangun jaringan “Poros Perlawanan.”

Sementara di sisi lain, AS memperkuat aliansi strategisnya.

Bagi dunia ketiga, peperangan ini bukan sekadar urusan geopolitik, melainkan ujian bagi tatanan dunia yang dianggap sudah usang dan tidak adil. Iran, dengan segala risikonya, telah memilih untuk menjadi martir dalam narasi perlawanan terhadap hegemoni global.

Ketika usai perang dunia kedua, Soekarno Hatta mampu menempatkan Indonesia di posisi strategis, ditengah arus pusaran perubahan lenskap dunia.

Saat ini, dimana posisi Indonesia dibawah kepemimpinan Prabowo – Gibran? *****

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

Share
Tweet
Send
Send

Post navigation

Previous: Kejaksaan RI Mutasi Besar-besaran, Kajati Dan Wakajati Sumut Berganti
Next: Jika Terduga Pelaku Kejahatan Melapor Sebagai Korban

BERITA TERKAIT

DOKUMEN, JAWABAN, DAN TEKANAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • MEDAN
  • OPINI
  • YOU TUBE

Dokumen, Jawaban, Dan Tekanan [Antara Maling Dan Koruptor Di Balik Proses Hukum – Part 2]

AdminPRO 19 Oktober 2026
Dua Dunia, Dua Perkara - Antara Maling Dan Koruptor
  • HUKUM & KRIMINAL
  • MEDAN
  • OPINI
  • YOU TUBE

Dua Dunia – Dua Perkara | Antara Maling Dan Koruptor Di Balik Proses Hukum [Part-1]

AdminPRO 14 Oktober 2026
Menatap Indonesia Di Usia 81 Tahun
  • MEDAN
  • NASIONAL
  • OPINI

Menatap Indonesia Di Usia 81 Tahun

AdminPRO 16 Agustus 2026

TOP NEWS

  • Massa Tuntut Pengesahan RUU Perampasan Aset, DPR RI Janji Paling Lambat 15 Desember 2026 - 23 views
  • Menatap Indonesia Di Usia 81 Tahun - 14 views
  • Pertaruhkan Jabatan, Pimpinan DPR RI Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan hingga 15 Desember 2026 - 14 views
  • Jika Rakyat Masih Kehilangan Ruang Hidup di Negerinya Sendiri, Apakah Makna Kemerdekaan Indonesia Masih Utuh? - 8 views
  • Proses Hukum Atas LP Nomor: STTPL/B/30/V/2025 Masih Berproses di Kejari Deli Serdang dan Tersangka Disebut Tidak Pernah Ditahan, PPKS “Namingon Sada” Tuntut Keadilan dan Kepastian Hukum - 7 views
  • Dua Dunia – Dua Perkara | Antara Maling Dan Koruptor Di Balik Proses Hukum [Part-1] - 6 views
  • Puluhan Tahun Mengusahai dan Menguasai Lahan Untuk Penghidupan, Hak Rakyat atas Lahan Eks HGU PTPN II Tanjung Morawa di Desa Dagang Kerawan Diduga Terancam Dirampas - 5 views
  • Teror Berulang Yang Mengusik Rasa Aman, Polisi Kemana? - 4 views
  • Dapatkah Petugas BNN dan Reskrim Narkoba Memberantas Kejahatan Narkoba di Sumut? Publik Menunggu Langkah Nyata - 4 views
  • Akankah Pakta Integritas Kejati & Polda Sumut Berjalan Konsisten Dalam Praktik Penegakan Hukum di Sumut? - 3 views
Dilihat 0 kali
  • REDAKSI PRO
  • Pedoman Media Siber
  • Contact
  • About
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Instagram
Copyright © Peduli Rakyat Online 2026 | MoreNews by AF themes.