Skip to content
PEDULI RAKYAT ONLINE

PEDULI RAKYAT ONLINE

Dari Dan Untuk Rakyat

cropped-cropped-cropped-Lowongan-Press-PRO-1.webp
Primary Menu
  • Home PRO
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • SUMUT
      • MEDAN
      • DELI SERDANG
      • SERDANG BEDAGAI
      • TEBING TINGGI
      • KISARAN
      • TANJUNGBALAI
      • LABURA
      • LABUHANBATU
      • LABUSEL
      • PALAS
      • PALUTA
      • MADINA
      • P SIDEMPUAN
      • TAPSEL
      • BINJAI
      • LANGKAT
      • DAIRI
      • KARO
      • PAK-PAK BHARAT
      • P SIANTAR
      • SIMALUNGUN
      • TOBA
      • SAMOSIR
      • HUMBAHAS
      • TAPUT
      • SIBOLGA
      • TAPTENG
      • GUNUNG SITOLI
        • NIAS
        • NIAS BARAT
        • NISEL
        • NIAS UTARA
  • HUKUM | KRIMINAL
    • ADHIYAKSA
    • HUKUM
    • KORUPSI
    • KRIMINAL
    • TRIBRATA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • POLITIK
  • EKONOMI | BISNIS
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • KESEHATAN
  • RAGAM
    • LITERASI SISWA
    • KAMERA PRO
    • YOU TUBE PRO
Channel Youtube PRO
  • Home
  • DAERAH
  • SUMUT
  • MEDAN
  • Jika Anak Cucu Bertanya: “Di Saat Hukum Dibeli Dan Keadilan Diperdagangkan, Di Pihak Mana Kakek Berdiri?”
  • HUKUM
  • MEDAN
  • OPINI

Jika Anak Cucu Bertanya: “Di Saat Hukum Dibeli Dan Keadilan Diperdagangkan, Di Pihak Mana Kakek Berdiri?”

AdminPRO 26 April 2026 2 minutes read
Jika Anak cucu bertanya Di saat hukum dibeli dan keadilan diperdagangkan, di pihak mana kakek berdiri

Foto : PRO/Ilustrasi

PRO.com | MEDAN – Begini ceritanya……….

Di tengah dinamika penegakan hukum yang kerap menjadi sorotan publik, muncul sebuah pertanyaan reflektif yang menggugah nurani: “Jika suatu hari anak cucu bertanya, di saat hukum dibeli dan keadilan diperdagangkan, di pihak mana kakek berdiri?”

Pertanyaan ini bukan sekadar retorika, melainkan cermin dari kegelisahan masyarakat terhadap kondisi hukum yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada kebenaran.

Isu praktik jual beli hukum, mafia peradilan, hingga ketimpangan dalam penegakan keadilan masih menjadi perbincangan hangat di berbagai platform, termasuk dalam tren pencarian Google.

Masyarakat semakin kritis dalam menilai apakah hukum benar-benar ditegakkan secara adil atau justru tunduk pada kekuatan uang dan kekuasaan.

Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran akan masa depan generasi mendatang.

Ketika hukum tidak lagi menjadi panglima, melainkan alat transaksi, maka kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum dapat runtuh.

Dalam kondisi seperti ini, integritas aparat penegak hukum menjadi taruhan utama.

Pengamat hukum menilai bahwa keberanian untuk berdiri di pihak kebenaran menjadi kunci dalam menjaga marwah keadilan.

Tidak hanya bagi aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Sikap diam terhadap ketidakadilan dinilai sama berbahayanya dengan keterlibatan langsung dalam praktik pelanggaran hukum.

Lebih jauh, pertanyaan tersebut juga mengandung pesan moral yang kuat : setiap individu akan dimintai pertanggungjawaban, bukan hanya di hadapan hukum, tetapi juga di hadapan sejarah dan generasi penerus.

Pilihan untuk berpihak pada keadilan atau sebaliknya akan menjadi warisan nilai yang dikenang.

Di era digital saat ini, di mana informasi begitu cepat menyebar, masyarakat memiliki peran penting dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas.

Dukungan terhadap penegakan hukum yang bersih serta penolakan terhadap praktik korupsi menjadi langkah nyata dalam menciptakan sistem yang lebih adil.

Pada akhirnya, pertanyaan sederhana itu menjadi pengingat bahwa keadilan bukan sekadar konsep, melainkan sikap yang harus diwujudkan.

Ketika anak cucu kelak bertanya, jawaban terbaik bukanlah kata-kata, melainkan rekam jejak keberanian dalam membela kebenaran.*****

Penulis : Antonius Sitanggang

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

Renungan :

Keadilan yang bisa dibeli bukanlah keadilan. Itu hanyalah bisnis berkedok hukum.

 

About the Author

AdminPRO

Administrator

Visit Website View All Posts
Bagikan Ke :

Post navigation

Previous: Dinilai Meresahkan, Polsek Biru-Biru Amankan Puluhan Pelajar Terlibat Konvoi Ugal-Ugalan

Related Stories

Belum Genap 10 Hari Jabat Kapolsek Pantai Labu, Ipda Iralfat Yaroni Dachi Tindak Lanjuti Informasi Media Terkait Judi Sabung Ayam
  • DELI SERDANG
  • HUKUM
  • TRIBRATA

Belum Genap 10 Hari Jabat Kapolsek Pantai Labu, Ipda Iralfat Yaroni Dachi Tindak Lanjuti Informasi Media Terkait Judi Sabung Ayam

AdminPRO 23 April 2026
Dengan Tema “Transformasi Hukum Pidana Nasional Pasca Berlakunya KUHP & KUHAP Baru”, Plt. Wakil Jaksa Agung RI Orasi Ilmiah Di USU
  • ADHIYAKSA
  • MEDAN
  • PENDIDIKAN

Dengan Tema “Transformasi Hukum Pidana Nasional Pasca Berlakunya KUHP & KUHAP Baru”, Plt. Wakil Jaksa Agung RI Orasi Ilmiah Di USU

AdminPRO 23 April 2026
Jalin Kerjasama Hukum Bidang Perdata Dan Tata Usaha Negara, Tirtanadi Dan Kejati Sumut Tandatangani PKS
  • ADHIYAKSA
  • MEDAN

Jalin Kerjasama Hukum Bidang Perdata Dan Tata Usaha Negara, Tirtanadi Dan Kejati Sumut Tandatangani PKS

AdminPRO 22 April 2026
Iklan Mitra
Jumlah Pengunjung 2

TRENDING NEWS

  1. Jika Anak cucu bertanya Di saat hukum dibeli dan keadilan diperdagangkan, di pihak mana kakek berdiriJika Anak Cucu Bertanya: “Di Saat Hukum Dibeli Dan Keadilan Diperdagangkan, Di Pihak Mana Kakek Berdiri?” (4)
  2. Belum Genap 10 Hari Jabat Kapolsek Pantai Labu, Ipda Iralfat Yaroni Dachi Tindak Lanjuti Informasi Media Terkait Judi Sabung AyamBelum Genap 10 Hari Jabat Kapolsek Pantai Labu, Ipda Iralfat Yaroni Dachi Tindak Lanjuti Informasi Media Terkait Judi Sabung Ayam (7)
  3. Gelar Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba, Kapolsek Tanjung Morawa Edukasi Pelajar di Sekolah Yayasan Nur AziziGelar Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba, Kapolsek Tanjung Morawa Edukasi Pelajar di Sekolah Nur Azizi (8)
  4. Dinilai Mengganggu Ketertiban Umum, Polsek Biru-Biru Amankan Puluhan Pelajar Terlibat Konvoi Ugal-ugalanDinilai Meresahkan, Polsek Biru-Biru Amankan Puluhan Pelajar Terlibat Konvoi Ugal-Ugalan (8)
  5. Polresta Deli Serdang Gelar SertijabBagian Dari Penyegaran Dan Peningkatan Kinerja, Kasat Tahti, Kapolsek Biru-Biru dan Kapolsek Pantai Labu Polresta Deli Serdang Dimutasi (9)

TOP NEWS PRO

  • Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS Disiram Air KerasAktivis Persaudaraan 98 Sumut Angkat Bicara, Desak Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS Disiram Air Keras (72)
  • Pergeseran Kebijakan Dapat Mengubah Krisis Perumahan Secara RadikalPergeseran Kebijakan yang Dapat Mengubah Krisis Perumahan Secara Radikal (65)
  • Antara Kekuasaan, Kewenangan, dan Peraturan dalam Proses Hukum)Antara Kekuasaan, Kewenangan, dan Peraturan dalam Proses Hukum (58)
  • Mulai 1 April 2026, Setiap Jumat, Pemerintah Berlakukan WFH Bagi ASNBagian Dari Transformasi Budaya Kerja Nasional Untuk Meningkatkan Efisiensi Energi Dan Mobilitas, Mulai 1 April 2026, Setiap Jumat, Pemerintah Berlakukan WFH Bagi ASN (52)
  • Dengan menyerahkan bendera pataka ,Ketua SMSI Sumut (Erris Julietta Napitupulu) resmi mengukuhkan dan melantik kepengurusan SMSI Deli Serdang periode 2026–2029SMSI Deli Serdang Resmi Dilantik! Fokus Bangun Bangsa dan Cerdaskan Rakyat (49)
  • REDAKSI PRO
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Facebook
  • Instagam
  • Tiktok
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.