Skip to content
21 Oktober 2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Instagram
PEDULI RAKYAT ONLINE

PEDULI RAKYAT ONLINE

Dari Dan Untuk Rakyat

Connect with Us

  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Instagram
Primary Menu
  • Home
  • DAERAH
    • MEDAN
    • DELI SERDANG
    • SERDANG BEDAGAI
    • TEBING TINGGI
    • KISARAN
    • TANJUNGBALAI
    • LABURA
    • LABUHANBATU
    • LABUSEL
    • PALUTA
    • PALAS
    • MADINA
    • P SIDEMPUAN
    • TAPSEL
    • BINJAI
    • LANGKAT
    • KARO
    • DAIRI
    • PAK-PAK BHARAT
    • P SIANTAR
    • SIMALUNGUN
    • TOBA
    • SAMOSIR
    • HUMBAHAS
    • TAPUT
    • SIBOLGA
    • TAPTENG
    • GUNUNG SITOLI
    • NIAS
    • NISEL
    • NIAS BARAT
    • NIAS UTARA
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • ADHIYAKSA
  • TRIBRATA
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KORUPSI
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • RAGAM
    • POLITIK
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI | BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • LITERASI SISWA
    • KAMERA PRO
  • YOU TUBE
Light/Dark Button
YOUTUBE PRO
  • MEDAN
  • PENDIDIKAN

Ditargetkan, 50 Sekolah Rakyat Akan Dibangun di Indonesia, 4 Diantaranya Akan Dibangun di Sumut

AdminPRO 7 Maret 2026 4 minutes read
50 Sekolah Rakyat Ditargetkan Akan Dibangun di Indonesia, 4 Diantaranya Akan Dibangun di Sumut

Foto : PRO/Ilustrasi

PRO.com | MEDAN – Begini ceritanya……….

Rencana pembangunan 50 Sekolah Rakyat di Indonesia, termasuk empat di Sumatera Utara, bukan sekadar proyek pembangunan fisik.

Lebih dari itu, ini adalah harapan bagi anak-anak bangsa yang selama ini mungkin terbatas aksesnya terhadap pendidikan yang layak.

Sekolah bukan hanya tempat belajar membaca dan menulis, tetapi juga tempat menanamkan nilai, membangun karakter, dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. Ketika negara hadir membangun sekolah bagi rakyat, sesungguhnya negara sedang menanam benih harapan bagi generasi yang akan datang.

Namun pembangunan sekolah harus diiringi dengan komitmen menjaga kualitas pendidikan, keadilan akses, serta kepedulian semua pihak. Karena masa depan bangsa tidak hanya dibangun dari gedung-gedung sekolah, tetapi dari hati dan semangat untuk mencerdaskan kehidupan rakyat.

Untuk diketahui, Kementerian Sosial Republik Indonesia menargetkan pembangunan 50 Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat marjinal.

Dari total tersebut, empat Sekolah Rakyat direncanakan akan dibangun di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Hal tersebut terungkat saat Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), Drs H Syaifullah Yusuf menghadiri Sosialisasi dan Koordinasi Pembentukan Sekolah Rakyat dan Dialog Pilar-Pilar Sosial di Provinsi Sumut yang dihadiri Bupati dan Walikota se-Sumut, pendamping PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tagana dan lainnya.

Saat itu, Jumat (11/4/2025) lalu, usai menghadiri Sosialisasi dan Koordinasi yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, No.30, Medan itu, Mensos RI memastikan, ke empat Sekolah Rakyat di Sumut itu akan dioperasikan mulai tahun ini (2025) yang kesemuanya itu diharapkan bisa menerima murid baru pada pertengahan tahun 2025 ini.

Menurut Mensos RI itu, satu dari empat Sekolah Rakyat itu, akan dibangun di gedung milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).

“Sedangkan dua Sekolah Rakyat lainnya, akan dibangun di gedung milik Kementerian Sosial di Deliserdang dan satu lagi akan dibangun di gedung Kampus V Universitas Islam Sumatera Utara (UINSU) Tebing Tinggi,” tutur Mensos RI itu.

Terkait itu, Mensos RI mengungkapkan, saat ini, pihaknya sedang mensimulasikan berapa kebutuhan anggaran untuk sekira kurang lebih 50 Sekolah Rakyat yang akan dibuka tahun ini di Indonesia.

“Kita sedang simulasi, kalau semisalnya 50 sekolah, butuh berapa siswa dan lain sebagainya. Jadi kita sedang melakukan simulasi, kita sedang menghitung secara nasional dan kita sedang proses nasionalisasi,” ungkap Mensos, pada sosialisasi dan koordinasi yang saat itu dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS.

Sebelumnya, menanggapi pembukaan Sekolah Rakyat di Sumut itu, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Bobby Afif Nasution menuturkan, Pemprov Sumut dan pemerintah kabupaten/kota di Sumut, berkomitmen mendukung program Presiden, H Prabowo Subianto tersebut.

“Tentunya, kami pemerintah daerah di Sumut, akan terus membantu mengatasi kemiskinan sebagaimana cita-cita Pak Presiden, agar masyarakat miskin bisa senyum dan senang, agar anak mereka dapat pendidikan yang baik dan layak,” kata Gubsu.

Menurut Gubsu, Sekolah Rakyat merupakan sekolah yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem agar mendapat pendidikan yang berkualitas dengan menyediakan fasilitas yang baik bagi siswanya serta tempat tinggal di asrama selama menempuh pendidikan.

Di Sumut, ungkap Gubsu itu lagi, awalnya sudah ada 21 usulan dari kabupaten/kota.

“Hingga Jumat (11/4/2025), sudah bertambah menjadi 22 daerah yang mengusulkan Sekolah Rakyat di daerahnya,” ungkap Gubsu.

Gubsu berharap, Sekolah Rakyat tersebut bisa memutus mata rantai kemiskinan rakyat di Sumut, anak-anak yang tidak mampu bisa merasakan Pendidikan dan meraih apa yang menjadi cita-citanya.

Seperti diketahui,  dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar pada 21 Maret 2025 lau, Presiden Prabowo mengumumkan pada tahun ini akan dibangun 200 sekolah berasrama dengan target seribu siswa per sekolah

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan berasrama yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. (red)

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

Renungan :

“Jika hal-hal menjadi terlalu sulit atau berat untuk ditanggung, mintalah Tuhan menolong kita untuk menjadikan beban itu ringan dan mengangkat semangat kita.”

 

 

Share
Tweet
Send
Send

Post navigation

Previous: Mengapa Burger Berbasis Nabati Akan Tetap Ada di Masa Depan
Next: Antisipasi Gangguan Kamtibmas Di Bulan Ramadhan, Polresta Deli Serdang Tingkatkan Patroli Malam

BERITA TERKAIT

DOKUMEN, JAWABAN, DAN TEKANAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • MEDAN
  • OPINI
  • YOU TUBE

Dokumen, Jawaban, Dan Tekanan [Antara Maling Dan Koruptor Di Balik Proses Hukum – Part 2]

AdminPRO 19 Oktober 2026
Dua Dunia, Dua Perkara - Antara Maling Dan Koruptor
  • HUKUM & KRIMINAL
  • MEDAN
  • OPINI
  • YOU TUBE

Dua Dunia – Dua Perkara | Antara Maling Dan Koruptor Di Balik Proses Hukum [Part-1]

AdminPRO 14 Oktober 2026
Menatap Indonesia Di Usia 81 Tahun
  • MEDAN
  • NASIONAL
  • OPINI

Menatap Indonesia Di Usia 81 Tahun

AdminPRO 16 Agustus 2026

TOP NEWS

  • Massa Tuntut Pengesahan RUU Perampasan Aset, DPR RI Janji Paling Lambat 15 Desember 2026 - 23 views
  • Menatap Indonesia Di Usia 81 Tahun - 14 views
  • Pertaruhkan Jabatan, Pimpinan DPR RI Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan hingga 15 Desember 2026 - 14 views
  • Jika Rakyat Masih Kehilangan Ruang Hidup di Negerinya Sendiri, Apakah Makna Kemerdekaan Indonesia Masih Utuh? - 8 views
  • Proses Hukum Atas LP Nomor: STTPL/B/30/V/2025 Masih Berproses di Kejari Deli Serdang dan Tersangka Disebut Tidak Pernah Ditahan, PPKS “Namingon Sada” Tuntut Keadilan dan Kepastian Hukum - 7 views
  • Dua Dunia – Dua Perkara | Antara Maling Dan Koruptor Di Balik Proses Hukum [Part-1] - 6 views
  • Puluhan Tahun Mengusahai dan Menguasai Lahan Untuk Penghidupan, Hak Rakyat atas Lahan Eks HGU PTPN II Tanjung Morawa di Desa Dagang Kerawan Diduga Terancam Dirampas - 5 views
  • Teror Berulang Yang Mengusik Rasa Aman, Polisi Kemana? - 4 views
  • Dapatkah Petugas BNN dan Reskrim Narkoba Memberantas Kejahatan Narkoba di Sumut? Publik Menunggu Langkah Nyata - 4 views
  • Akankah Pakta Integritas Kejati & Polda Sumut Berjalan Konsisten Dalam Praktik Penegakan Hukum di Sumut? - 3 views
Dilihat 0 kali
  • REDAKSI PRO
  • Pedoman Media Siber
  • Contact
  • About
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Instagram
Copyright © Peduli Rakyat Online 2026 | MoreNews by AF themes.