Skip to content
5 April 2026
  • WhatsApp
  • Facebook
  • Instagram
  • Tik Tok
PEDULI RAKYAT ONLINE

PEDULI RAKYAT ONLINE

Dari Dan Untuk Rakyat

Lowongan Red.PRO
Primary Menu
  • Home PRO
  • OPINI
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • SUMUT
      • MEDAN
      • DELI SERDANG
      • SERDANG BEDAGAI
      • TEBING TINGGI
      • KISARAN
      • TANJUNGBALAI
      • LABURA
      • LABUHANBATU
      • LABUSEL
      • PALAS
      • PALUTA
      • P SIDEMPUAN
      • MADINA
      • TAPSEL
      • BINJAI
      • LANGKAT
      • KARO
      • DAIRI
      • PAK-PAK BHARAT
      • P SIANTAR
      • SIMALUNGUN
      • TOBA
      • SAMOSIR
      • HUMBAHAS
      • TAPUT
      • SIBOLGA
      • TAPTENG
      • GUNUNG SITOLI
      • NIAS
      • NIAS BARAT
      • NIAS UTARA
      • NISEL
  • HUKUM | KRIMINAL
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • KORUPSI
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • EKONOMI | BISNIS
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • RAGAM
    • KAMERA PRO
    • LITERASI SISWA
    • YOU TUBE PRO
Light/Dark Button
YouTube PRO
  • INTERNASIONAL
  • MEDAN

Terimbas Perang Amerika Serikat-Israel vs Iran, 22 Negara Kompak Kawal Keamanan Jalur Energi di Selat Hormuz

AdminPRO 23 Maret 2026 (Last updated: 28 Maret 2026) 3 minutes read
Terimbas Perang Amerika Serikat-Israel vs Iran, 22 Negara Kompak Kawal Keamanan Jalur Energi di Selat Hormuz

Foto : PRO/Ilustrasi

PRO.com | MEDAN – Begini ceritanya……….

Dua puluh dua negara menyatakan siap mengamankan Selat Hormuz yang belakangan terimbas perang Amerika Serikat-Israel vs Iran.

Negara-negara tersebut menyatakan serangan terhadap kapal-kapal dagang tak bisa dibenarkan karena mereka tak bersenjata.
“Kami mengutuk keras serangan-serangan belakangan ini yang dilakukan Iran terhadap kapal-kapal dagang tak bersenjata di Teluk, serangan terhadap infrastruktur sipil termasuk instalasi minyak dan gas, dan penutupan Selat Hormuz secara de facto oleh pasukan Iran,” demikian pernyataan bersama 22 negara tersebut, seperti disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Uni Emirat Arab (UEA).

Dilansir dari CNN Indonesia, dua puluh dua negara ini antara lain Uni Emirat Arab, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Jepang, Kanada, Korea Selatan, Selandia Baru, Denmark, Latvia, Slovenia, Estonia, Norwegia, Swedia, Finlandia, Ceko, Rumania, Bahrain, Lituania, dan Australia.

Mereka menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik di Timur Tengah belakangan.

UEA Cs kompak menyerukan Iran untuk segera menyetop ancaman, pemasangan ranjau, serangan drone dan rudal, serta upaya-upaya lain untuk memblokir Selat Hormuz bagi pelayaran komersial.

“Serta untuk mematuhi Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 2817,” demikian pernyataan yang dirilis Kemlu UEA tersebut.

Masih dalam pernyataan yang sama, ke-22 negara juga menegaskan kebebasan navigasi adalah prinsip dasar hukum internasional, termasuk Konvensi PBB tentang Hukum Laut.

Mereka memperingatkan dampak tindakan Iran akan dirasakan oleh semua orang di seluruh dunia, terutama mereka yang paling rentan.

“Sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2817, kami menekankan bahwa gangguan terhadap pelayaran internasional dan terganggunya rantai pasokan energi global merupakan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional. Dalam hal ini, kami menyerukan moratorium komprehensif segera terhadap serangan terhadap infrastruktur sipil, termasuk instalasi minyak dan gas. Kami menyatakan kesediaan kami untuk berkontribusi pada upaya yang tepat guna memastikan jalur aman di Selat tersebut. Kami menyambut baik komitmen negara-negara yang terlibat dalam perencanaan persiapan ini,” ,” demikian pernyataan 22 negara.tersebut.

Sejak diserang AS-Israel pada 28 Februari lalu, Iran menutup lalu lintas Selat Hormuz.

Jalur air sempit namun vital itu dijaga ketat Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) untuk memastikan tak ada kapal-kapal terkait AS-Israel yang bisa lewat.

Sejumlah kapal belakangan diserang gegara tak patuh pada perintah IRGC. Serangan ini, serta mandeknya kapal-kapal komersial di Selat Hormuz, telah mengakibatkan harga minyak dunia meroket tajam.

Sementara itu, harga minyak dunia saat ini sudah menembus level US$100 per barel.

Dua puluh dua negara menyambut baik keputusan Badan Energi Internasional yang mengizinkan dilepasnya cadangan minyak strategis demi mengatasi krisis energi ini.

“Kami akan mengambil langkah-langkah lain untuk menstabilkan pasar energi, termasuk bekerja sama dengan negara-negara penghasil tertentu demi meningkatkan produksi. Kami juga akan berupaya memberikan dukungan kepada negara-negara yang paling terdampak, termasuk melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa dan lembaga keuangan internasional,” demikian pernyataan bersama 22 negara.

“Keamanan maritim dan kebebasan navigasi menguntungkan semua negara. Kami menyerukan kepada semua negara untuk menghormati hukum internasional dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip dasar kemakmuran dan keamanan internasional.” (red)

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

Bagikan Ke :

Post navigation

Previous: Hadapi Ajang FIFA Series 2026, Pelatih John Herdman Coret 6 Nama dari Skuad Final Indonesia
Next: Fakta Mengejutkan! Tidak Sarapan Bisa Picu Stres hingga Depresi

Berita PRO Terkini

Konflik Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tolak Mentah-Mentah Ajakan Amerika untuk Gencatan Senjata
  • INTERNASIONAL
  • PERISTIWA

Konflik Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tolak Ajakan Amerika Untuk Gencatan Senjata

AdminPRO 4 April 2026
Terbukti Korupsi, Terdakwa Heliyanto, Mantan PPK PJN Sumut Divonis 5 Tahun Penjara Atas Kasus Suap Proyek Jalan Di Sumut Tahun 2023–2025
  • KORUPSI
  • MEDAN

Terbukti Korupsi, Terdakwa Heliyanto, Mantan PPK PJN Sumut Divonis 5 Tahun Penjara Atas Kasus Suap Proyek Jalan Di Sumut Tahun 2023–2025

AdminPRO 2 April 2026
Terjadi Saat Hubungan Berada Pada Titik Terendah, Jepang Kerahkan Rudal Jarak Jauh Dekat China
  • INTERNASIONAL
  • PERISTIWA

Terjadi Saat Hubungan Berada Pada Titik Terendah, Jepang Kerahkan Rudal Jarak Jauh Dekat China

AdminPRO 1 April 2026

TOP NEWS PRO

  1. Antara Kekuasaan, Kewenangan, dan Peraturan dalam Proses Hukum)Antara Kekuasaan, Kewenangan, dan Peraturan dalam Proses Hukum (48)
  2. Pergeseran Kebijakan Dapat Mengubah Krisis Perumahan Secara RadikalPergeseran Kebijakan yang Dapat Mengubah Krisis Perumahan Secara Radikal (47)
  3. Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS Disiram Air KerasAktivis Persaudaraan 98 Sumut Angkat Bicara, Desak Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS Disiram Air Keras (44)
  4. Dinilai Tidak Ingin Terpantau Wartawan, Sidang Putusan Terdakwa Monika Rajagukguk Alias Mak Jordi Mendadak Berpindah dari JadwalDinilai Tidak Ingin Terpantau Wartawan, Sidang Putusan Terdakwa Monika Rajagukguk Alias Mak Jordi Mendadak Berpindah dari Jadwal (36)
  5. Tragedi Di SD Putri Shajareh Tayyebeh Iran, 171 Siswi Tewas Dalam Serangan MematikanTragedi Di SD Putri Shajareh Tayyebeh Iran, 171 Siswi Tewas Dalam Serangan Mematikan (34)
  6. Terima Kunjungan LPSK, Kajati Sumut Bersama LPSK Komit Melindungi Saksi Dan KorbanTerima Kunjungan LPSK, Kajati Sumut Bersama LPSK Komit Melindungi Saksi Dan Korban (33)
  7. Antara Hak dan Kewajiban Atas Tuntutan Masyarakat kepada PemerintahAntara Hak dan Kewajiban dalam Tuntutan Masyarakat kepada Pemerintah (31)
  8. Harapan Korban kepada Majelis Hakim dalam Perkara Penganiayaan karena Emosi dengan Terdakwa Monika Rajagukguk alias Mak JordiHarapan Korban kepada Majelis Hakim dalam Perkara Penganiayaan karena Emosi dengan Terdakwa Monika Rajagukguk alias Mak Jordi (30)
  9. Mulai 1 April 2026, Setiap Jumat, Pemerintah Berlakukan WFH Bagi ASNBagian Dari Transformasi Budaya Kerja Nasional Untuk Meningkatkan Efisiensi Energi Dan Mobilitas, Mulai 1 April 2026, Setiap Jumat, Pemerintah Berlakukan WFH Bagi ASN (30)
  10. Layanan Berlangganan Mobil Semakin PopulerMengapa Layanan Berlangganan Mobil Semakin Populer? (29)
Jumlah Pengunjung 10
https://www.youtube.com/watch?v=flaGSYdjQdM
  • REDAKSI PRO
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • WhatsApp
  • Facebook
  • Instagram
  • Tik Tok
Copyright PEDULI RAKYAT ONLINE © {2026) All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.