Skip to content
21 Oktober 2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Instagram
PEDULI RAKYAT ONLINE

PEDULI RAKYAT ONLINE

Dari Dan Untuk Rakyat

Connect with Us

  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Instagram
Primary Menu
  • Home
  • DAERAH
    • MEDAN
    • DELI SERDANG
    • SERDANG BEDAGAI
    • TEBING TINGGI
    • KISARAN
    • TANJUNGBALAI
    • LABURA
    • LABUHANBATU
    • LABUSEL
    • PALUTA
    • PALAS
    • MADINA
    • P SIDEMPUAN
    • TAPSEL
    • BINJAI
    • LANGKAT
    • KARO
    • DAIRI
    • PAK-PAK BHARAT
    • P SIANTAR
    • SIMALUNGUN
    • TOBA
    • SAMOSIR
    • HUMBAHAS
    • TAPUT
    • SIBOLGA
    • TAPTENG
    • GUNUNG SITOLI
    • NIAS
    • NISEL
    • NIAS BARAT
    • NIAS UTARA
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • ADHIYAKSA
  • TRIBRATA
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KORUPSI
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • RAGAM
    • POLITIK
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI | BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • LITERASI SISWA
    • KAMERA PRO
  • YOU TUBE
Light/Dark Button
YOUTUBE PRO
  • KESEHATAN
  • MEDAN

Tidak Sarapan Bisa Picu Stres hingga Depresi

AdminPRO 24 Maret 2026 2 minutes read
Tidak Sarapan Bisa Picu Stres hingga Depresi

Foto : PRO ?Ilustrasi

PRO.com | MEDAN – Begini ceritanya……….

Kebiasaan melewatkan sarapan masih sering dianggap sepele oleh sebagian masyarakat.

Padahal, sejumlah penelitian terbaru mengungkap fakta mengejutkan bahwa tidak sarapan dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental, termasuk meningkatkan risiko stres hingga depresi.

Para ahli gizi menjelaskan bahwa sarapan merupakan sumber energi utama bagi otak setelah tubuh berpuasa selama 7 hingga 9 jam saat tidur.

Tanpa asupan nutrisi di pagi hari, kadar gula darah dalam tubuh dapat menurun drastis.

Kondisi ini berpotensi memengaruhi fungsi otak, termasuk konsentrasi, suasana hati, dan kemampuan mengelola emosi.

Ketika seseorang tidak sarapan, tubuh akan mengalami kekurangan glukosa yang dibutuhkan sebagai bahan bakar utama otak.

Akibatnya, individu cenderung merasa lemas, mudah tersinggung, serta mengalami penurunan fokus.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat berkembang menjadi stres kronis bahkan memicu gejala depresi.

Lebih lanjut, para peneliti menemukan bahwa sarapan juga berperan dalam produksi neurotransmitter seperti serotonin dan dopamine yang dalam hal ini zat kimia di otak yang berfungsi mengatur perasaan bahagia dan stabilitas emosi.

Kekurangan nutrisi penting di pagi hari dapat mengganggu keseimbangan zat-zat tersebut, sehingga meningkatkan risiko gangguan mental.

Tidak hanya itu, kebiasaan tidak sarapan juga sering dikaitkan dengan pola hidup tidak sehat lainnya, seperti kurang tidur, konsumsi makanan tidak seimbang, serta tingkat aktivitas fisik yang rendah.

Kombinasi faktor ini semakin memperburuk kondisi kesehatan mental seseorang.

Untuk itu, para pakar kesehatan menyarankan masyarakat untuk mulai membiasakan sarapan sehat dengan menu bergizi seimbang.

Konsumsi makanan yang mengandung protein, serat, vitamin, dan karbohidrat kompleks seperti telur, buah, oatmeal, atau roti gandum dapat membantu menjaga kestabilan energi dan suasana hati sepanjang hari.

Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, kebiasaan sederhana seperti sarapan seharusnya tidak lagi diabaikan.

Memulai hari dengan asupan nutrisi yang cukup bukan hanya mendukung kesehatan fisik, tetapi juga menjadi langkah penting dalam menjaga keseimbangan mental.

Mengabaikannya dapat membawa dampak yang lebih besar dari yang dibayangkan, termasuk risiko stres hingga depresi yang mengintai secara perlahan. (red)

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

Renungan :

Sarapan bukan sekadar rutinitas, melainkan kebutuhan penting bagi tubuh dan pikiran.

Share
Tweet
Send
Send

Post navigation

Previous: Imbas Perang Amerika Serikat-Israel vs Iran, 22 Negara Kompak Kawal Keamanan Jalur Energi di Selat Hormuz
Next: Drone Rusia Picu Kebakaran Gereja Bersejarah di Ukraina

BERITA TERKAIT

DOKUMEN, JAWABAN, DAN TEKANAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • MEDAN
  • OPINI
  • YOU TUBE

Dokumen, Jawaban, Dan Tekanan [Antara Maling Dan Koruptor Di Balik Proses Hukum – Part 2]

AdminPRO 19 Oktober 2026
Dua Dunia, Dua Perkara - Antara Maling Dan Koruptor
  • HUKUM & KRIMINAL
  • MEDAN
  • OPINI
  • YOU TUBE

Dua Dunia – Dua Perkara | Antara Maling Dan Koruptor Di Balik Proses Hukum [Part-1]

AdminPRO 14 Oktober 2026
Menatap Indonesia Di Usia 81 Tahun
  • MEDAN
  • NASIONAL
  • OPINI

Menatap Indonesia Di Usia 81 Tahun

AdminPRO 16 Agustus 2026

TOP NEWS

  • Massa Tuntut Pengesahan RUU Perampasan Aset, DPR RI Janji Paling Lambat 15 Desember 2026 - 23 views
  • Menatap Indonesia Di Usia 81 Tahun - 14 views
  • Pertaruhkan Jabatan, Pimpinan DPR RI Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan hingga 15 Desember 2026 - 14 views
  • Jika Rakyat Masih Kehilangan Ruang Hidup di Negerinya Sendiri, Apakah Makna Kemerdekaan Indonesia Masih Utuh? - 8 views
  • Proses Hukum Atas LP Nomor: STTPL/B/30/V/2025 Masih Berproses di Kejari Deli Serdang dan Tersangka Disebut Tidak Pernah Ditahan, PPKS “Namingon Sada” Tuntut Keadilan dan Kepastian Hukum - 7 views
  • Dua Dunia – Dua Perkara | Antara Maling Dan Koruptor Di Balik Proses Hukum [Part-1] - 6 views
  • Puluhan Tahun Mengusahai dan Menguasai Lahan Untuk Penghidupan, Hak Rakyat atas Lahan Eks HGU PTPN II Tanjung Morawa di Desa Dagang Kerawan Diduga Terancam Dirampas - 5 views
  • Teror Berulang Yang Mengusik Rasa Aman, Polisi Kemana? - 4 views
  • Dapatkah Petugas BNN dan Reskrim Narkoba Memberantas Kejahatan Narkoba di Sumut? Publik Menunggu Langkah Nyata - 4 views
  • Akankah Pakta Integritas Kejati & Polda Sumut Berjalan Konsisten Dalam Praktik Penegakan Hukum di Sumut? - 3 views
Dilihat 0 kali
  • REDAKSI PRO
  • Pedoman Media Siber
  • Contact
  • About
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Instagram
Copyright © Peduli Rakyat Online 2026 | MoreNews by AF themes.