Skip to content
5 April 2026
  • WhatsApp
  • Facebook
  • Instagram
  • Tik Tok
PEDULI RAKYAT ONLINE

PEDULI RAKYAT ONLINE

Dari Dan Untuk Rakyat

Lowongan Red.PRO
Primary Menu
  • Home PRO
  • OPINI
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • SUMUT
      • MEDAN
      • DELI SERDANG
      • SERDANG BEDAGAI
      • TEBING TINGGI
      • KISARAN
      • TANJUNGBALAI
      • LABURA
      • LABUHANBATU
      • LABUSEL
      • PALAS
      • PALUTA
      • P SIDEMPUAN
      • MADINA
      • TAPSEL
      • BINJAI
      • LANGKAT
      • KARO
      • DAIRI
      • PAK-PAK BHARAT
      • P SIANTAR
      • SIMALUNGUN
      • TOBA
      • SAMOSIR
      • HUMBAHAS
      • TAPUT
      • SIBOLGA
      • TAPTENG
      • GUNUNG SITOLI
      • NIAS
      • NIAS BARAT
      • NIAS UTARA
      • NISEL
  • HUKUM | KRIMINAL
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • KORUPSI
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • EKONOMI | BISNIS
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • RAGAM
    • KAMERA PRO
    • LITERASI SISWA
    • YOU TUBE PRO
Light/Dark Button
YouTube PRO
  • EKONOMI | BISNIS
  • MEDAN

Ini Penyebab Harga Emas Anjlok Selama Sepekan, Investor Mulai Waspada

AdminPRO 22 Maret 2026 (Last updated: 2 April 2026) 3 minutes read
Ini Penyebab Harga Emas Anjlok Selama Sepekan

Foto : PRO/Ilustrasi

PRO.com | MEDAN – Begini ceritanya……….

Perang dengan Iran menganggu aliran minyak global, merusak infrastruktur energi dan meningkatkan kekhawatiran akan konflik yang berkepanjangan.

Namun, harga emas yang biasanya dianggap sebagai aset aman atau safe haven selama periode ketidakpastian ekonomi, telah merosot.

Mengutip CNN, Sabtu (21/3/2026), harga emas turun 11% pekan ini, mencatat kerugian mingguan terbesar sejak 1983.

Logam mulia ini telah turun lebih dari 14% sejak perang dimulai.

Adapun harga emas turun 0,7% menjadi USD 4.574,90 per ounce pada Jumat, 20 Maret 2026.

Sejumlah faktor global dan sentimen pasar menjadi pemicu utama anjloknya harga emas, mulai dari penguatan dolar Amerika Serikat hingga aksi ambil untung oleh investor besar.

Penguatan Dolar AS Jadi Faktor Utama

Salah satu penyebab utama turunnya harga emas adalah menguatnya dolar Amerika Serikat.

Ketika nilai dolar naik, harga emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor global sehingga permintaan menurun.

Selain itu, indeks dolar yang terus menguat dalam beberapa hari terakhir turut menekan harga emas hingga mengalami koreksi signifikan.

Ekspektasi Suku Bunga The Fed

Kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (The Fed) juga ikut memengaruhi.

Harapan bahwa suku bunga tidak akan segera diturunkan membuat investor beralih ke instrumen berbunga seperti obligasi.

Kondisi ini membuat emas, yang tidak memberikan imbal hasil, menjadi kurang menarik di mata investor.

Aksi Ambil Untung (Profit Taking)

Setelah mengalami kenaikan tajam sebelumnya, banyak investor melakukan aksi ambil untung.

Tekanan jual ini membuat harga emas terkoreksi cukup dalam dalam waktu singkat.

Fenomena ini umum terjadi dalam siklus pasar, terutama setelah harga mencapai level tinggi dalam waktu cepat.

Sentimen Pasar dan Ketidakpastian Global

Meskipun ketegangan geopolitik masih terjadi, pasar cenderung fokus pada likuiditas dan kekuatan dolar.

Bahkan dalam beberapa kasus, kebutuhan likuiditas membuat investor menjual emas untuk menutup posisi lain.

Di sisi lain, meredanya kekhawatiran ekonomi global dalam jangka pendek juga mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven.

Tekanan Jual dan Panic Selling

Dalam beberapa hari terakhir, pasar juga diwarnai aksi jual besar-besaran atau panic selling yang mempercepat penurunan harga emas hingga lebih dari beberapa persen dalam waktu singkat.

Apakah Harga Emas Akan Terus Turun?

Meski mengalami penurunan dalam sepekan, banyak analis menilai kondisi ini hanya koreksi jangka pendek, bukan tren penurunan permanen.

Dalam jangka panjang, emas masih didukung oleh faktor fundamental seperti inflasi global, ketidakpastian ekonomi, dan perannya sebagai aset lindung nilai.

Kesimpulan

Anjloknya harga emas selama sepekan dipicu oleh kombinasi faktor global, antara lain:

  1. Penguatan dolar AS
  2. Kebijakan suku bunga The Fed
  3. Aksi ambil untung investor
  4. Tekanan likuiditas dan sentimen pasar
  5. Panic selling di pasar global

Bagi investor, kondisi ini bisa menjadi peluang untuk masuk di harga lebih rendah, namun tetap perlu mencermati dinamika pasar global yang sangat fluktuatif. (red)

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

 

Bagikan Ke :

Post navigation

Previous: Tunjukkan Perubahan Perilaku Ke Arah Yang Lebih Baik, 15.158 Napi Dapat Remisi Khusus Idul Fitri 1447 H Melalui Ditjenpas Sumut
Next: Hadapi Ajang FIFA Series 2026, Pelatih John Herdman Coret 6 Nama dari Skuad Final Indonesia

Berita PRO Terkini

Terbukti Korupsi, Terdakwa Heliyanto, Mantan PPK PJN Sumut Divonis 5 Tahun Penjara Atas Kasus Suap Proyek Jalan Di Sumut Tahun 2023–2025
  • KORUPSI
  • MEDAN

Terbukti Korupsi, Terdakwa Heliyanto, Mantan PPK PJN Sumut Divonis 5 Tahun Penjara Atas Kasus Suap Proyek Jalan Di Sumut Tahun 2023–2025

AdminPRO 2 April 2026
Berbisnis Bersama untuk Investasi Strategi Cerdas Raih Keuntungan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
  • EKONOMI | BISNIS
  • MEDAN

Berbisnis Bersama untuk Investasi: Strategi Cerdas Raih Keuntungan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

AdminPRO 28 Maret 2026
Tren Investasi Kolektif Meningkat Bekerja Sama Jadi Strategi Cerdas Hadapi Ketidakpastian Ekonomi
  • EKONOMI | BISNIS
  • MEDAN

Tren Investasi Kolektif Meningkat: Bekerja Sama Jadi Strategi Cerdas Hadapi Ketidakpastian Ekonomi

AdminPRO 28 Maret 2026

TOP NEWS PRO

  1. Antara Kekuasaan, Kewenangan, dan Peraturan dalam Proses Hukum)Antara Kekuasaan, Kewenangan, dan Peraturan dalam Proses Hukum (48)
  2. Pergeseran Kebijakan Dapat Mengubah Krisis Perumahan Secara RadikalPergeseran Kebijakan yang Dapat Mengubah Krisis Perumahan Secara Radikal (47)
  3. Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS Disiram Air KerasAktivis Persaudaraan 98 Sumut Angkat Bicara, Desak Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS Disiram Air Keras (44)
  4. Dinilai Tidak Ingin Terpantau Wartawan, Sidang Putusan Terdakwa Monika Rajagukguk Alias Mak Jordi Mendadak Berpindah dari JadwalDinilai Tidak Ingin Terpantau Wartawan, Sidang Putusan Terdakwa Monika Rajagukguk Alias Mak Jordi Mendadak Berpindah dari Jadwal (36)
  5. Tragedi Di SD Putri Shajareh Tayyebeh Iran, 171 Siswi Tewas Dalam Serangan MematikanTragedi Di SD Putri Shajareh Tayyebeh Iran, 171 Siswi Tewas Dalam Serangan Mematikan (34)
  6. Terima Kunjungan LPSK, Kajati Sumut Bersama LPSK Komit Melindungi Saksi Dan KorbanTerima Kunjungan LPSK, Kajati Sumut Bersama LPSK Komit Melindungi Saksi Dan Korban (33)
  7. Antara Hak dan Kewajiban Atas Tuntutan Masyarakat kepada PemerintahAntara Hak dan Kewajiban dalam Tuntutan Masyarakat kepada Pemerintah (31)
  8. Harapan Korban kepada Majelis Hakim dalam Perkara Penganiayaan karena Emosi dengan Terdakwa Monika Rajagukguk alias Mak JordiHarapan Korban kepada Majelis Hakim dalam Perkara Penganiayaan karena Emosi dengan Terdakwa Monika Rajagukguk alias Mak Jordi (30)
  9. Mulai 1 April 2026, Setiap Jumat, Pemerintah Berlakukan WFH Bagi ASNBagian Dari Transformasi Budaya Kerja Nasional Untuk Meningkatkan Efisiensi Energi Dan Mobilitas, Mulai 1 April 2026, Setiap Jumat, Pemerintah Berlakukan WFH Bagi ASN (30)
  10. Layanan Berlangganan Mobil Semakin PopulerMengapa Layanan Berlangganan Mobil Semakin Populer? (29)
Jumlah Pengunjung 15
  • REDAKSI PRO
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • WhatsApp
  • Facebook
  • Instagram
  • Tik Tok
Copyright PEDULI RAKYAT ONLINE © {2026) All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.