Skip to content
21 Oktober 2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Instagram
PEDULI RAKYAT ONLINE

PEDULI RAKYAT ONLINE

Dari Dan Untuk Rakyat

Connect with Us

  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Instagram
Primary Menu
  • Home
  • DAERAH
    • MEDAN
    • DELI SERDANG
    • SERDANG BEDAGAI
    • TEBING TINGGI
    • KISARAN
    • TANJUNGBALAI
    • LABURA
    • LABUHANBATU
    • LABUSEL
    • PALUTA
    • PALAS
    • MADINA
    • P SIDEMPUAN
    • TAPSEL
    • BINJAI
    • LANGKAT
    • KARO
    • DAIRI
    • PAK-PAK BHARAT
    • P SIANTAR
    • SIMALUNGUN
    • TOBA
    • SAMOSIR
    • HUMBAHAS
    • TAPUT
    • SIBOLGA
    • TAPTENG
    • GUNUNG SITOLI
    • NIAS
    • NISEL
    • NIAS BARAT
    • NIAS UTARA
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • ADHIYAKSA
  • TRIBRATA
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KORUPSI
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • RAGAM
    • POLITIK
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI | BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • LITERASI SISWA
    • KAMERA PRO
  • YOU TUBE
Light/Dark Button
YOUTUBE PRO
  • EKONOMI | BISNIS
  • MEDAN

Investor Mulai Waspada, Ini Penyebab Harga Emas Anjlok Selama Sepekan

AdminPRO 22 Maret 2026 3 minutes read
Ini Penyebab Harga Emas Anjlok Selama Sepekan

Foto : PRO/Ilustrasi

PRO.com | MEDAN – Begini ceritanya……….

Perang dengan Iran menganggu aliran minyak global, merusak infrastruktur energi dan meningkatkan kekhawatiran akan konflik yang berkepanjangan.

Namun, harga emas yang biasanya dianggap sebagai aset aman atau safe haven selama periode ketidakpastian ekonomi, telah merosot.

Mengutip CNN, Sabtu (21/3/2026), harga emas turun 11% pekan ini, mencatat kerugian mingguan terbesar sejak 1983.

Logam mulia ini telah turun lebih dari 14% sejak perang dimulai.

Adapun harga emas turun 0,7% menjadi USD 4.574,90 per ounce pada Jumat, 20 Maret 2026.

Sejumlah faktor global dan sentimen pasar menjadi pemicu utama anjloknya harga emas, mulai dari penguatan dolar Amerika Serikat hingga aksi ambil untung oleh investor besar.

Penguatan Dolar AS Jadi Faktor Utama

Salah satu penyebab utama turunnya harga emas adalah menguatnya dolar Amerika Serikat.

Ketika nilai dolar naik, harga emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor global sehingga permintaan menurun.

Selain itu, indeks dolar yang terus menguat dalam beberapa hari terakhir turut menekan harga emas hingga mengalami koreksi signifikan.

Ekspektasi Suku Bunga The Fed

Kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (The Fed) juga ikut memengaruhi.

Harapan bahwa suku bunga tidak akan segera diturunkan membuat investor beralih ke instrumen berbunga seperti obligasi.

Kondisi ini membuat emas, yang tidak memberikan imbal hasil, menjadi kurang menarik di mata investor.

Aksi Ambil Untung (Profit Taking)

Setelah mengalami kenaikan tajam sebelumnya, banyak investor melakukan aksi ambil untung.

Tekanan jual ini membuat harga emas terkoreksi cukup dalam dalam waktu singkat.

Fenomena ini umum terjadi dalam siklus pasar, terutama setelah harga mencapai level tinggi dalam waktu cepat.

Sentimen Pasar dan Ketidakpastian Global

Meskipun ketegangan geopolitik masih terjadi, pasar cenderung fokus pada likuiditas dan kekuatan dolar.

Bahkan dalam beberapa kasus, kebutuhan likuiditas membuat investor menjual emas untuk menutup posisi lain.

Di sisi lain, meredanya kekhawatiran ekonomi global dalam jangka pendek juga mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven.

Tekanan Jual dan Panic Selling

Dalam beberapa hari terakhir, pasar juga diwarnai aksi jual besar-besaran atau panic selling yang mempercepat penurunan harga emas hingga lebih dari beberapa persen dalam waktu singkat.

Apakah Harga Emas Akan Terus Turun?

Meski mengalami penurunan dalam sepekan, banyak analis menilai kondisi ini hanya koreksi jangka pendek, bukan tren penurunan permanen.

Dalam jangka panjang, emas masih didukung oleh faktor fundamental seperti inflasi global, ketidakpastian ekonomi, dan perannya sebagai aset lindung nilai.

Kesimpulan

Anjloknya harga emas selama sepekan dipicu oleh kombinasi faktor global, antara lain:

  1. Penguatan dolar AS
  2. Kebijakan suku bunga The Fed
  3. Aksi ambil untung investor
  4. Tekanan likuiditas dan sentimen pasar
  5. Panic selling di pasar global

Bagi investor, kondisi ini bisa menjadi peluang untuk masuk di harga lebih rendah, namun tetap perlu mencermati dinamika pasar global yang sangat fluktuatif. (red)

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

 

Share
Tweet
Send
Send

Post navigation

Previous: Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,15.158 Napi Dapat Remisi Khusus Idul Fitri 1447 H Melalui Ditjenpas Sumut
Next: Menghadapi Ajang FIFA Series 2026, Pelatih John Herdman Coret 6 Nama dari Skuad

BERITA TERKAIT

DOKUMEN, JAWABAN, DAN TEKANAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • MEDAN
  • OPINI
  • YOU TUBE

Dokumen, Jawaban, Dan Tekanan [Antara Maling Dan Koruptor Di Balik Proses Hukum – Part 2]

AdminPRO 19 Oktober 2026
Dua Dunia, Dua Perkara - Antara Maling Dan Koruptor
  • HUKUM & KRIMINAL
  • MEDAN
  • OPINI
  • YOU TUBE

Dua Dunia – Dua Perkara | Antara Maling Dan Koruptor Di Balik Proses Hukum [Part-1]

AdminPRO 14 Oktober 2026
Menatap Indonesia Di Usia 81 Tahun
  • MEDAN
  • NASIONAL
  • OPINI

Menatap Indonesia Di Usia 81 Tahun

AdminPRO 16 Agustus 2026

TOP NEWS

  • Massa Tuntut Pengesahan RUU Perampasan Aset, DPR RI Janji Paling Lambat 15 Desember 2026 - 23 views
  • Menatap Indonesia Di Usia 81 Tahun - 14 views
  • Pertaruhkan Jabatan, Pimpinan DPR RI Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan hingga 15 Desember 2026 - 14 views
  • Jika Rakyat Masih Kehilangan Ruang Hidup di Negerinya Sendiri, Apakah Makna Kemerdekaan Indonesia Masih Utuh? - 8 views
  • Proses Hukum Atas LP Nomor: STTPL/B/30/V/2025 Masih Berproses di Kejari Deli Serdang dan Tersangka Disebut Tidak Pernah Ditahan, PPKS “Namingon Sada” Tuntut Keadilan dan Kepastian Hukum - 7 views
  • Dua Dunia – Dua Perkara | Antara Maling Dan Koruptor Di Balik Proses Hukum [Part-1] - 6 views
  • Puluhan Tahun Mengusahai dan Menguasai Lahan Untuk Penghidupan, Hak Rakyat atas Lahan Eks HGU PTPN II Tanjung Morawa di Desa Dagang Kerawan Diduga Terancam Dirampas - 5 views
  • Teror Berulang Yang Mengusik Rasa Aman, Polisi Kemana? - 4 views
  • Dapatkah Petugas BNN dan Reskrim Narkoba Memberantas Kejahatan Narkoba di Sumut? Publik Menunggu Langkah Nyata - 4 views
  • Akankah Pakta Integritas Kejati & Polda Sumut Berjalan Konsisten Dalam Praktik Penegakan Hukum di Sumut? - 3 views
Dilihat 0 kali
  • REDAKSI PRO
  • Pedoman Media Siber
  • Contact
  • About
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Instagram
Copyright © Peduli Rakyat Online 2026 | MoreNews by AF themes.